
Sejumlah 70 orang hadir dalam kegiatan
tersebut antara lain Petugas BPP Kecamatan Mojoanyar Shinta, SP., Perangkat
Desa, Ketua Kelompok Tani Sri Rejeki Satjuri dan Anggota Poktan Sri Rejeki
Dusun Babatan Desa Ngarjo.
Dalam penjelasannya, Petugas BPP
Mojoanyar menyampaikan tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini untuk
meningkatkan produksi kedelai tahun 2017.
Untuk itu Pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produksi kedelai melalui
dua langkah yaitu pertama peningkatan
produktifitas dan pengembangan areal tanam kedelai dan kedua melalui pengembangan areal tanam kedelai harus dilakukan
perluasan areal lahan kering (tegalan), perkebunan dan lain-lain.
Rendahnya produktivitas disebabkan
sebagian besar petani belum menggunakan benih unggul, teknik pengelolaan
tanaman masih belum optimal, saluran irigasi yang kurang mendukung serta belum
optimalnya pengendalian hama dan penyakit tanaman.
Usai sosialisasi dilanjutkan tanya jawab
seputar materi tanam kedelai diantaranya terkait benih unggul yang dapat
mendongkrak hasil panen, teknik pengelolaan tanaman, cara pengendalian hama dan
lain-lain.
Secara terpisah,
Danramil 0815/10 Bangsal melalui Danpos Ramil Mojoanyar Peltu Dandi Widagdo,
mengatakan kehadiran Babinsa dalam kegiatan sosialisasi tanaman kedelai
tersebut merupakan bagian dari kegiatan pendampingan ketahanan pangan dalam
upaya mensuksekan Program Pemerintah Upsus Pajale (Padi, Jagung dan
Kedelai). Babinsa akan terus mengawal
dan melakukan pendampingan guna peningkatan produktivitas komoditi Pajale
(Padi, Jagung dan kedelai), tidak hanya saat sosialisasi namun mulai
pendistribusian benih dilakukan pendampingan, jelasnya. (Penrem 082/CPYJ).
0 komentar:
Posting Komentar