Hot!

Other News

More news for your entertainment
Tampilkan postingan dengan label Babinsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Babinsa. Tampilkan semua postingan

Koramil 0815/10 Bangsal Bangun Jamban Sehat Untuk Warga




Mojokerto, - Dalam upaya membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Koramil 0815/10 Bangsal Kodim 0815 Mojokerto melaksanakan Karya Bakti Gema Sang Juara Semester I Tahun Anggaran 2019 berupa pembuatan jamban sehat bagi warga yang belum memiliki jamban.

Program pembuatan jamban sehat ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu atau kurang beruntung secara ekonomi, yang tersebar di wilayah Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Pembuatan jamban ini sudah dimulai sejak awal April 2019.

Danramil 0815/10 Bangsal Kapten Inf Mujiono saat dikonfirmasi Jum’at (26/04/2019), keberadaan jamban sehat merupakan sanitasi dasar yang harus dimiliki setiap keluarga.  “Dengan adanya jamban ini, maka limbah manusia dalam bentuk tinja dapat diisolasi sehingga tidak menyebabkan pencemaran pada air, tanah dan udara serta kesehatan lingkungan dapat terjaga,” ungkapnya.  

Lebih lanjut Danramil mengatakan, program jambanisasi bagi keluarga kurang mampu ini merupakan upaya TNI dalam membantu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.  “Jambanisasi ini salah satu program Bakti TNI dan bentuk konkret pembinaan teritorial dalam rangka pembinaan wilayah,” tandasnya.


“Para Babinsa sudah melakukan survey dan koordinasi dengan perangkat desa untuk menentukan warga yang layak menerima bantuan dalam program jambanisasi ini.  Diutamakan warga yang berpenghasilan di bawah rata-rata yang menjadi sasaran prioritas ,” imbuh Danramil. 

Pantauan di lapangan, dari alokasi 16 unit tersebut baru diselesaikan 10 unit. Proses pengerjaan jamban ini masih berlangsung hingga hari ini, Jum’at (26/04), seperti di rumah Lilik Iswati Dusun Sukorejo Desa Peterongan yang masih tahap pemasangan base septic tank yang dilakukan Babinsa setempat Sertu Abdul Khoir bersama warga.  

Beberapa warga penerima bantuan program jamban, Lilik Iswati (30), Dusun Sukorejo Desa Peterongan, dan Ibu Siti Fatonah (56) Dusun Sukosari Desa Kedunguneng, mengungkapkan rasa terima kasih dengan adanya program bantuan TNI melalui Koramil Bangsal sehingga dapat dimanfaatkan untuk jamban keluarga.

Babinsa Balongsari Dampingi Panen Padi Poktan Margodadi




Mojokerto,- Pendampingan ketahanan pangan guna mendukung pencapaian swasembada pangan yang telah diprogramkan pemerintah hingga saat ini masih terus berlangsung di wilayah Kodim 0815 Mojokerto termasuk di wilayah Koramil 0815/19 Magersari.

Kali ini Babinsa Kelurahan Balongsari Koramil 19/Magersari Serma Sofiul dan Koptu Ahmad Nur Afandi bersama PPL, melaksanakan pendampingan panen padi di lahan yang dikelola Sapari, anggota Kelompok Tani (Poktan) Margodadi  II, Lingkungan Gembongsari Kelurahan Balongsari Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (22/06/2018).

Dalam panen padi di lahan seluas satu hektar yang ditanami jenis padi varietas Ciherang tersebut, hasil panen berupa gabah kering mencapai 6,6 ton.  Hasil panen ini sudah terbilang bagus dan rata-rata capaian hasil panen di wilayah tersebut pada kisaran enam ton lebih hingga tujuh ton.

Menurut Sapari panen kali ini dapat dibilang tidak ada kendala yang berarti terutama masalah hama. Dalam pengolahan lahan dikerjakan menggunakan alat mesin pertanian dengan sistem tanam Jarwo (Jajar Legowo) yang memiliki nilai keuntungan lebih bagi petani. Tak lupa, Sapari juga mengucapkan terima kasih atas arahan PPL dan pendampingan yang dilakukan Babinsa.

Sementara Serma Sofiul mengatakan kegiatan pendampingan yang dilakukannya bersama Babinsa lainnya diharapkan dapat memotivasi dan memacu para petani khususnya di wilayah binaanya untuk terus meningkatkan produksi hasil pertanian.   Serma Sofiul juga berpesan, agar setelah panen ini segera mengolah lahan untuk percepatan tanam sehingga lahan tidak terlalu lama diistirahatkan. *Pendim-0815*

Babinsa Banjaragung Dampingi Petani Lakukan Penyiangan Gulma




Mojokerto,- Babinsa Koramil 0815/04 Puri Kodim 0815 Mojokerto Sertu Akbar melakukan kegiatan pendampingan ketahanan pangan berupa membantu petani membersihkan gulma di lahan persawahan padi milik Rusman, Poktan Sido Tani 1 Dusun Brongkol Desa Banjaragung Kecamatan Puri Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (21/06/2018) pagi

Di lahan seluas satu hektar yang ditanami jenis padi varietas Ciherang, penyiangan gulma dilakukan secara mekanik non mesin yang biasa dikenal dengan sebutan “Gasruk”, dilakukan langsung oleh buruh petani dengan didampingi Babinsa.

Seperti kita ketahui, gulma ataupun rumput liar menjadi salah satu kendala bagi para petani padi dalam memperoleh hasil panen yang maksimal.  Karena keberadaan gulma sangat mengganggu tanaman padi pada masa pertumbuhan hingga masa pematangan, jika keberadaan Gulma tidak dibasmi atau dilakukan penyiangan maka akan mengakibatkan tanaman padi kekurangan unsur hara, air dan cahaya sehingga berdampak pada menurunnya hasil panen.

Di sela-sela kegiatan Sertu Akbar mengatakan, penyiangan dapat dilakukan dengan manual dan dengan alat gasruk jika menggunakan alat gasruk ada beberapa keuntungan diantaranya lebih ekonomis dan hemat tenaga kerja bila dibandingkan dengan manual. Bila penyiangan dilakukan setelah pemupukan akan membantu membenamkan pupuk dalam tanah sehingga penggunaan pupuk lebih efisien terserap oleh akar tanaman padi, ungkapnya.

Penyiangan dapat dilakukan saat tanaman berumur 10 hingga15 hari dan diulangi secara berkala 10 - 25 hari kemudian, lebih baik dilakukan pada saat kondisi tanah macak-macak (setengah becek), dengan ketinggian air antara 2 hingga 3 cm.  Untuk rumput liar atau gulma yang terlalu dekat dengan tanaman utama diusahakan dicabut langsung menggunakan tangan, karena bila menggunakan gasruk dikhawatirkan akan merusak tanaman, ucapnya. *Pendim-0815*

Babinsa Koramil Ngoro Dampingi Petani Pengolahan Lahan




Mojokerto, – Suasana bulan puasa yang menjelang idul fitri dan di tengah kesibukan pengamanan lebaran, bukanlah penghalang bagi Koramil Jajaran Kodim 0815 untuk melaksanakan aktivitas pendampingan ketahanan pangan di wilayah binaan.

Kali ini Koramil 0815/12 Ngoro, melalui Babinsa Serma Kasiran melakukan pendampingan pengolahan lahan sawah seluas 0,5 hektar milik Amirudin, Poktan Tani Sugo, Dusun Sugo Desa Tambakrejo Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (13/06/2018).

Pendampingan ketahanan pangan yang dilakukan Serma Kasiran dengan memantau langsung kegiatan petani saat membajak sawah dengan menggunakan hand tractor TR2 di lahan seluas 0,5 hektar yang rencananya akan ditanami padi varietas Ciherang.

Serma Kasiran menuturkan, pengolahan lahan dengan cara membajak menggunakan hand tractor akan menghemat tenaga dan dari sisi waktu lebih efektif.  Pembajakan lahan sawah ini dilakukan agar tanah menjadi lebih gembur dan melumpur serta gulma akan mati membusuk, yang pada akhirnya dapat menyuburkan sawah itu sendiri.

Kegiatan pendampingan atau pemantauan dengan cara terjun langsung ke sawah yang dilakukan Babinsa dimaksudkan agar para petani termotivasi dan lebih semangat lagi dalam mengolah lahan untuk persiapan masa tanam padi berikutnya, tambahnya. *Pendim-0815*

Antisipasi Hama, Babinsa Ngoro Dampingi Penyemprotan Tanaman Padi




Mojokerto-  Untuk mengantisipasi serangan hama atau penyakit pada tanaman padi, Babinsa Desa Lolawang Koramil 0815/12 Ngoro Kodim Kodim 0815 Mojokerto, Serda Nurchaedi melaksanakan pendampingan  penyemprotan  tanaman padi di Dusun Lolawang Desa Lolawang Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur,Senin (04/06/2018).

Penyemprotan tanaman padi jenis varietas Ciherang di lahan seluas 0,4 hektar milik Rumaji, anggota Poktan Tani Lolawang, Dusun/Desa Lolawang dengan menggunakan satu unit handsprayer dan mendapatkan pendampingan dari Babinsa setempat.  

Dilakukannya penyemprotan pada tanaman padi dengan tujuan untuk menjaga tanaman agar terhindar dari segala gangguan hama sehingga pertumbuhannya tetap optimal yang pada akhirnya dapat memproduksi hasil panen yang maksimal. Gangguan tersebut bisa datang dari Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) berupa serangan hama dan penyakit, adanya gulma, dan lain-lain.

Serda Nurchaedi mengatakan, waktu penyemprotan yang baik, pada pagi hari yaitu ketika air embun mulai hilang dan sebelum terik matahari menyengat atau antara pukul 08.00 hingga menjelang pukul 11.00.  

Saat matahari menyengat wereng akan bersembunyi sehingga kesulitan untuk kontak dengan insektisida. Untuk itu jangan menyemprot saat panas terik dan kering, atau saat angin sangat kencang dan bila akan turun  hujan, terangnya.

Sedangkan pada sore hari, penyemprotan dilakukan pada pukul 15.00 hingga menjelan pukul 17.00. Lakukan penyemprotan pada pangkal batang padi, karena saat itu wereng biasanya menetap pada pangkal batang padi, tambahnya. *Pendim-0815*

Babinsa Koramil 05/Gedeg Pendampingan Penyemprotan dan Pemupukan Padi




Mojokerto – Babinsa Koramil 0815/05 Gedeg Kodim 0815 Mojokerto Serda M. Syukron melakukan pendampingan penyemprotan dan pemupukan tanaman padi, di desa binaan.  Kegiatan ini dilakukan guna mengantisipasi secara dini dan mengendalikan serangan hama dan penyakit pada tanaman padi, terutama hama wereng batang coklat.

Pendampingan penyemprotan tanaman padi di lahan seluas 0,5 hektar milik Suwito, anggota Poktan Bina Tani Desa Pagerluyung Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (02/06/2018).   

Menurut Serda M. Syukron, penyemprotan yang tepat untuk tanaman padi adalah saat mulut daun mulai terbuka, dikarenakan cairan pestisida akan lebih mudah diserap oleh tanaman padi, sehingga masuk ke dalam lapisan jaringan. Sedangkan posisi yang tepat adalah di bawah permukaan daun, karena disinilah letak mulut daun berada.

Masih di lokasi sawah yang berdampingan Serda M. Syukron juga melakukan pemantauan pemupukan yang dilakukan oleh Suparman, anggota Poktan Bina Tani di lahan miliknya seluas 0,4 hektar yang ditanami padi varietas Ciherang.

Pemupukan tanaman padi ini bermanfaat untuk menjaga kesuburan tanah agar mampu menopang kebutuhan unsur hara pada tanaman, mencegah terserang hama dan penyakit, sehingga membuat tanaman menjadi sehat, memperbaiki struktur tanah agar tanah mampu mengikat air, dan tanaman tumbuh optimal dengan hasil yang maksimal.

Dan perlu diketahui saat melakukan pemupukan yang yang paling penting tepat jenis, tepat cara, tepat waktu dan tepat ukuran, agar pupuk yang sudah diaplikasikan ke lahan dapat memberikan hasil yang maksimal, tambahnya. *Pendim-0815*

Babinsa Koramil 0815/17 Trawas Dampingi Poktan Panen Padi




Mojokerto.    Untuk memberikan motivasi kepada petani di wilayah binaan, para Babinsa di wilayah Koramil 17/Trawas, terus melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan.

Seperti Babinsa Tamiajeng, Sertu Rochim, yang melakukan kegiatan pendampingan panen padi di areal persawahan milik Kasto, anggota Poktan Tani Mulyo - 1, Dusun Tamiajeng Desa Tamiajeng, Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Sabtu (02/06/2018).

Di lahan seluas 0,3 hektar yang ditanami jenis padi varietas IR 64, pendampingan dilakukan Babinsa. Hasil panen didapat gabah seberat 1,9 ton, berarti dalam satu hektar diprediksikan hasil panen seberat 6,3 ton.

Pada kesempatan berbeda, Danramil 0815/17 Trawas Kodim 0815 Mojokerto Kapten Inf Heru Widodo CP, saat dikonfirmasi mengatakan, para Babinsa akan terus proaktif melaksanakan pendampingan terhadap petani dan Poktan yang ada di wilayah binaan masing-masing.

“Kegiatan pendampingan ini akan terus dilakukan, sebagai upaya khusus ketahanan pangan guna membantu percepatan pencapaian swasembada pangan terutama komoditas padi”, terangnya. *Pendim-0815*

Babinsa Koramil Jetis Dampingi Poktan Di Tujuh Lokasi




Mojokerto, - Usaha mewujudkan swasembada pangan di wilayah Koramil 0815/07 Jetis Kodim 0815 Mojokerto masih terus berlangsung, kali ini Babinsa Ngabar Koptu Muhadi yang mendampingi pengairan tanaman padi di lahan Poktan Margo Rukun, Dusun Ngabar Desa Ngabar Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (30/05/2018).

Pengairan dengan menggunakan diesel pompa air berlangsung di  lahan milik Akhiyat seluas 1 Ha yang ditanami jenis padi Varietas Ciherang.  Hal ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan air di saat tanaman padi mulai berbuah (njebul) yang membutuhkan suplai air lebih.

Penggunaan diesel pompa air, pada pengairan areal sawah ini sebagai salah satu solusi untuk memenuhi pasokan air akibat menurunnya curah hujan di wilayah tersebut, sementara irigasi pertanian juga sudah mulai berkurang.
  
Masih di wilayah Jetis, kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa dalam pengairan sawah juga berlangsung di Dusun Kali Asin, Desa Bendung tepatnya di lahan milik Sema, Poktan Tani Makmur,  yang ditanami jenis padi varietas Ciherang yang sudah menguning.  

Selain mendampingi dalam pengairan lahan sawah, para Babinsa juga melaksanakan pendampingan dalam perawatan lahan di lima lokasi lainnya, yakni di lahan milik Juhari, Poktan Marmoyo Jaya Dusun Pelabuhan Desa Jetis, berupa penyemprotan hama di lahan seluas satu hektar yang ditanami padi varietas Ciherang.

Berikutnya  pemupukan di lahan milik Supriadi, Poktan Tani Sumber, Dusun Warugunung Desa Kupang. Perawatanan tanaman dan pembersihan gulma di lahan milik Sutiyar, Poktan Tani Perdamaian, Dusun Bulu Desa Sawo.

Perawatan tanaman juga dilakukan di lahan milik Kaseri, Poktan Marmoyo Jaya, Dusun Jetis Desa Jetis, kemudian di lahan milik Sutino, Poktan Tani Makmur Dusun Belik Desa Bendung, dan di lahan milik Jalil, Poktan tani Utama, Dusun Penompo Desa Penompo.

Terpisah Danramil 0815/07 Jetis Kapten Inf hari Subiyanto, menuturkan kegiatan pendampingan yang dilakukan para Babinsa yang ada dalam kendalinya, merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan.  

Hal ini di lakukan demi mendukung dan mensukseskan pencapaian swasembada pangan yang ditargetkan pemerintah. Kegiatan pendampingan ketahanan pangan ini berlangsung sejak masa pengolahan lahan, persiapan tanam, masa tanam, perawatan hingga masa panen, ungkapnya.

Terlebih saat ini, dengan berkurangnya curah hujan dan menurunnya debit air pada irigasi pertanian sekunder, sementara di satu sisi tanaman padi yang dalam masa pertumbuhan bahkan sebagian ada yang menguning untuk siap panen dan sangat membutuhkan suplay air.

Babinsa juga harus peduli untuk memonitor dan mendampingi para petani agar kebutuhan air terpenuhi sehingga kerugian akibat kegagalan panen dapat dihindari, dengan memaksimalkan penggunaan mesin pompa air yang ada di masing-masing Poktan,  tegasnya. *Pendim-0815*

Jaga Kesuburan Tanaman Padi Babinsa Bersama Petani Cabuti Gulma




Mojokerto.    Pendampingan ketahanan pangan masih terus berlangsung di wilayah Koramil Jajaran Kodim 0815 Mojokerto.  Seperti Babinsa Mojogeneng Koramil 15/Jatirejo Serda Mukahar yang mendampingi penyiangan tanaman padi dari gulma dan rumput liar, di lahan sawah Poktan Tani Jaya, Dusun Mojogeneng, Desa Mojogeneng, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Minggu (27/05/2018).

Di areal persawahan seluas 0,6 hektar milik Jayadi yang ditanami jenis padi varietas IR 64 berumur sekitar tiga minggu, pendampingan dilakukan Serda Mukhar dengan turun langsung ke sawah, bersama petani membersihkan gulma dan rumput/tumbuhan liar.

Penyiangan merupakan bagian dari perawatan tanaman padi berupa mencabut gulma atau rumput / tumbuhan liar yang terdapat di antara tanaman pertanian, sekaligus menggemburkan tanah.  Penyiangan ini dapat dilakukan secara manual dengan mencabut langsung menggunakan tangan, secara kimiawi dengan herbisida dan secara mekanis dengan menggunakan mesin.  

Serda Mukahar menuturkan, pembersihan gulma ini dilakukan secara berkala ketika padi berumur 21 hari dan 41 hari atau dalam kondisi tertentu bila gulma atau rumput/tumbuhan liar banyak tumbuh di sekitar tanaman padi sehingga tidak mengganggu tanaman utama dalam menyerap unsur hara, air dan cahaya.  

Gulma atau tumbuhan liar yang ada pada tanaman pertanian harus dibersihkan karena akan menghambat pertumbuhan tanaman utama yang berdampak pada pencapaian produksi, terangnya.

Terpisah Danramil 0815/15 Jatirejo Kapten Inf Supriyanto, mengatakan, pendampingan ketahanan pangan akan terus dilakukan para Babinsa sebagai upaya khusus dalam rangka mendukung pencapaian swasembada pangan di wilayah. *Pendim-0815*